The Sadness, Regret! (Oneshoot)

Published April 28, 2013 by kyuyoungknight

The sadness, regret

Title                         :  The Sadness, Regret!

Author                   : Dian ( @ChoDihyun )

Main cast               : Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun

Support cast        : Victoria Song, Kim Taeyeon (cameo)

Genre                        : Sad, Romance

Rating                     : PG 13

NB                             : NO SIDERS!!!!!

Annyeong!!! Setelah FF Jealous With a Child, author dapat ide baru yang agak-agak sad. Jadi langsung aja deh bikin FF ini. Semoga kalian suka sama FF ini ya. Kalau kalian sedih atau terharu, siapkan tisu. Daripada aku banyak cincong, langsung aja ke FF nya kali ya😀

Capcusssssssssssss……..

Seorang namja tangannya terkepal geram melihat pemandangan tepat dihadapannya. Memandang sepasang kekasih yang tengah berkencan didalam cafe. Seorang gadis dengan senyuman paling manis miliknya sedang tersungging lebar. Namun bedanya, kali ini senyuman itu bukan ditujukan untuknya, tetapi untuk pria lain yang kini sedang duduk dihadapan gadis itu sambil menggenggam erat tangan gadisnya. Ya, gadis miliknya yang kini tengah terperangkap basah memiliki pria lain.

Perlahan, kaki pria itu mulai melangkah menuju pintu cafe tempat perselingkuhan itu terjadi. Belum sempat mencapai pintu cafe, tubuhnya menabrak tubuh seseorang yang sama sekali tidak terlihat olehnya. Dia hanya terfocus pada kedua manusia laknat itu, tidak terhadap orang lain.

“yak! kau mengotori dressku, bodoh!” teriakan suara wanita memenuhi telinga Kyuhyun yang tengah menahan kesal karna Victoria, gadisnya tengah melakukan kencan dengan pria lain.

“minggir” bukan perkataan maaf, justru yang terlontar adalah kata-kata mengesalkan yang keluar dari mulutnya. Membuat wanita yang tengah berusaha membersihkan kopi yang tumpah akibat tabrakan antara tubuhnya dan tubuh pria mengesalkan ini membelalakan matanya tak percaya.

“ku bilang menyingkir, sialan!” Kyuhyun mendorong tubuh gadis itu hingga terdorong kebelakang dan memberikan akses jalan untuknya memasuki cafe ini. Wanita ini tentu saja tidak tinggal diam, baru saja pria itu memasuki cafe, wanita yang terkena tumpahan kopi tadi menariknya hingga menuju sebuah ruangan kecil yang diperkirakan adalah ruangan khusus para pegawai cafe ini.

“apa masalahmu, huh!” teriak Kyuhyun kesal saat lagi-lagi rencananya memergoki kekasihnya terhalang. Dan lagi-lagi dilakukan oleh wanita yang sama.

“apa masalahku ? tentu saja karna ini” wanita itu menunjuk dress nya yang berwarna biru muda, namun bagian perutnya telah berubah warna menjadi kecokelatan. “dan masalah sopan santunmu! Kau mendorongku tadi! dan aku tidak menerima tamu yang tidak mempunyai sopan santun sepertimu. Pergi atau ku panggil polisi!” lanjut gadis itu tak kalah geramnya dengan Kyuhyun.

“kau mengusirku ? memangnya kau-“ ucapan Kyuhyun terhenti saat gadis itu menyelahnya.

“ya! Cafe ini milikku!”

Kyuhyun benar-benar tidak bisa bicara kali ini. Pemikirannya benar-benar tidak bisa terbagi. Dia hanya ingin menarik gadisnya pergi dari pria brengsek yang telah mencium keningnya. Dan sekarang dia dihadapakan masalah dengan membentak pemilik cafe. Yang benar saja!

“oke, apa mau mu ? maaf ? oke, aku minta maaf. Cukup ?” Kyuhyun memandang gadis yang sedang menatapnya dengan tatapan geram, menunggu reaksi, namun gadis itu tetap diam. Kyuhyun menyimpulkan sesuatu dari tatapan wanita itu. Dengan malas Kyuhyun mengeluarkan dompetnya dari saku celana, merogoh isinya dan mengeluarkan beberapa cek dengan nilai 100.000 Won lalu menyerahkannya begitu saja kepada wanita yang ada dihadapannya.

“ini ambilah. Masalah kita selesai kan ?”

Wanita yang bernama Sooyoung ini semakin geram dengan tingkah Kyuhyun. Menjijikan! Apakah pemikiran pria sepertinya hanya berkisar pada uang ? menyelesaikan segalanya dengan uang ? pria ini benar-benar tidak memiliki otak!

“aku tidak butuh uangmu, brengsek! Simpan saja untuk gadismu” kali ini Sooyoung yang mendorong tubuh Kyuhyun agar memberinya akses keluar. Kyuhyun mencengkram cek tersebut hingga menjadi gumpalan tak berharga. Dia memang paling bodoh dalam hal meminimalisasikan emosinya.

Victoria! Setelah mengingat nama itu, Kyuhyun segera beranjak keluar dan mengedarkan pandangannya keseluruh sudut cafe, dan sialnya pasangan itu telah pergi dari sini. Brengsek! Dia kehilangan jejak. Dan ini semua karna gadis itu. Gadis pemilik cafe yang benar-benar tidak berguna!

…………….. 

Sooyoung menggerakan kakinya bebas saat dia duduk dikursi yang tinggi hingga kakinya tidak bisa mencapai tanah. Hari ini adalah hari yang membahagiakan untuknya. Hari jadinya dengan kekasihnya yang ke-2 mungkin ? entahlah, dia bukan pengingat yang baik. Bahkan dia sendiri lupa tanggal lahirnya sendiri.

Dia memandangi pemandangan luas yang terdapat dihadapannya. Miris memang. Ini adalah hari jadi yang seharusnya dirayakan berdua dengan kekasihnya. Namun dia hanya merayakannya sendiri. ya, sendirian tanpa kekasihnya. Sooyoung sudah terbiasa seperti ini, karna tahun lalu dia juga merayakannya sendiri. Memang apa yang bisa diharapkannya ? kekasihnya berada disampingnya ? senyum miris kembali tercetak dibibir Sooyoung.

Shim Changmin. Aku merindukanmu.

Sooyoung memutuskan beranjak dari sana. Berdiam diri lebih lama lagi membuatnya merasa sakit yang teramat karna dia akan mengingat kekasihnya. Sooyoung mengayunkan tas kecilnya keudara, menikmati udara Seoul yang cukup bersahabat hari ini. Musim semi hampir tiba. Udara sedang baik sekarang. Tidak terlalu dingin, tapi sejuk. Ah, dia menyukai musim semi.

Pandangan Sooyoung tiba-tiba saja teronggok pada seorang pria yang cukup dikenalnya. Well, walaupun dia baru melihat pira itu satu kali, namun tingkahnya membuat Sooyoung tak akan melupakannya seumur hidup! Pria menjengkelkan yang mengandalkan uang untuk permintaan maaf.

Sooyoung mendekati pria itu dan memukul bahunya pelan. Setelah menoleh, ada tatapan terkejut dimata pria itu. Sooyoung memasang wajah datar karna pria itu memasang wajah mengerikan. Sooyoung tidak memperdulikan tatapan pria itu lagi saat Sooyoung dengan sengaja mengiktui arah pandangan pria itu. Pria itu sedari tadi mengamati sepasang kekasih yang sedang makan siang dengan romantis. Lalu Sooyoung mengernyit.

“hey, dia sudah punya kekasih, jangan ganggu wanita itu” ucap Sooyoung yang memiliki pemikiran sendiri atas apa yang didapatnnya. Kyuhyun dengan sangat tak percaya berdecak kesal.

“kalau kau tidak tau apa-apa, tutup saja mulutmu. Penguntit!” ujar Kyuhyun dengan nada kesombongannya yang tak bisa disembunyikan.

“penguntit ? siapa yang penguntit, huh!”

“tentu saja kau, siapa lagi. kau mengikutiku kan ? agar kau bisa mendapatkan 100.000 Won yang kutawarkan kemarin. Sayang, penawaran itu telah berakhir. Tidak akan ku beri lagi”

“bawa saja uangmu untuk mengencani seluruh wanita yang kau sukai termasuk wanita itu. jauhkan uangmu dariku! Aku tidak semurah itu, sialan!”

Sooyoung menatapnya dengan penuh rasa sakit. Seperti direndahkan. Dia tidak terima jika dia dibayar dengan uang. Dia tidak sedang menjual dirinya. Melihat Sooyoung terluka, Kyuhyun merasa menyesal. Dia terlalu kasar mungkin pada wanita ini.

“maaf. Aku sedang emosi” hanya itu yang bisa diucapkan Kyuhyun sebagai tanda penyesalannya. Tidak merubah apapun, memang. Tapi Sooyoung sudah memaafkannya, dia tidak bisa membenci siapapun, karna dia takut hal itu berbalik padanya.

“lupakan. Jadi, siapa mereka ?” tanya Sooyoung mencoba mencairkan suasana. Entah karna apa, Sooyoung menangkap tatapan benci pada pasangan yang berada disana. Membuat Sooyoung bergidik ngeri melihatnya.

“wanita itu kekasihku”

“APA ?!” teriak Sooyoung dengan batas suara paling maksimal miliknya. Membuat Victoria melihat kearah sumber suara. Dengan refleks Sooyoung memutar balik tubuh Kyuhyun agar membelakangi Victoria jadi dia tidak bisa melihat Kyuhyun-lah yang berada dihadapannya.

“bodoh! Kecilkan suaramu. Apa dia masih melihat kearah sini” bisik Kyuhyun

“ya, sepertinya kita harus pergi dari sini” Sooyoung menggandeng lengan Kyuhyun layaknya sepasang kekasih. Mengelabui Victoria yang memang sudah tidak tertarik lagi dengan pemandangan yang didapatnya. Mengabaikannya seperti hal tak berguna.

Sooyoung dan Kyuhyun memilih taman yang terletak tak jauh dari restoran tadi. Kyuhyun menceritakan semuanya pada Sooyoung seperti Kyuhyun telah mengenal Sooyoung sejak bertahun-tahun lamanya. Mulai dari kisah cintanya berawal, hingga berakhir dengan perselingkuhan. Tak lupa dia juga menceritakan insiden di cafe kemarin. Sooyoung merasa bersalah dengan perbuatannya kemarin. Tapi ada bagusnya juga, karna cafenya terbebas dari keributan yang akan membuat para pelanggannya kabur karna perkelahian antara Kyuhyun dan entah siapa nama pria itu memperebutkan Victoria, kekasihnya.

Sooyoung pun menceritakan masalah kekasihnya, namun dengan pengecualian, tidak menceritakannya dengan tuntas. Membuat Kyuhyun tersenyum sedih mendengar cerita Sooyoung. Miris, bahwa hubungan Sooyoung dan kekasihnya jauh lebih baik dari Kyuhyun dan Victoria.

Dalam diam Sooyoung mengamati Kyuhyun dari dekat. Pria itu memiliki wajah yang sangat tampan untuk ukuran wanita biasa sepertinya. Rahang yang tegas, bibir yang penuh, tulang pipi yang menonjol, hidung yang amat sangat terpahat sempurna, mata yang besar, dan kulit yang putih. Pria ini sangat sempurna untuk sekedar dibuang. Wanita itu terlalu bodoh melepas pria setampan ini.

“lalu, kapan kau akan memergoki mereka ?” tanya Sooyoung akhirnya memecah keheningan yang terjadi.

“entahlah, aku hanya belum siap meninggalkannya. Jika aku memergokinya, bagaimana jika dia lebih memilih pria itu ?”

“bodoh. Wanita seperti itu apa yang ingin kau pertahankan lagi ? jelas-jelas dia mengkhianatimu”

“tapi aku mencintainya”

“tapi apakah dia mencintaimu ? nyatanya, dia berselingkuh dengan pria lain”

Kyuhyun terdiam mendengar ucapan Sooyoung. Dadanya sesak penuh dengan emosi. Dia mencintai Victoria setengah mati, tapi Victoria mencampakkannya begitu saja. Tidak ada timbal balik didalam hubungan ini, hubungan ini hanya didasari kebohongan. Tapi dia benar-benar tidak bisa terima jika Victoria meninggalkannya dalam waktu dekat. Dia sangat mencintainya, setidaknya dia akan memberikan Victoria waktu untuk menjelaskan kenapa dia berselingkuh. Ya, dia akan memberikan Victoria satu kesempatan lagi.

“kau pendengar pertama ceritaku, dan ku harap kau mau membantuku” ucap Kyuhyun sungguh-sungguh.

“membantu ?”

“ya, aku ingin kau membantuku. Seperti tadi. Aku ingin terus mengawasi Victoria dari kejauhan. Dan jika aku hampir ketauan, kita bisa berpura-pura sebagai sepasang kekasih agar mengalihkannya. Bagaimana ?”

Sooyoung memicingkan matanya “lagi-lagi kau memanfaatkanku”

“mungkin hanya untuk beberapa kali” sekali lagi Kyuhyun memohon, membuat Sooyoung tak tega melihat wajah tampannya tertekuk memohon.

“baiklah”

……………..

Sudah beberapa kali Sooyoung menemani Kyuhyun kebanyak tempat yang Victoria datangi bersama kekasihnya. Membuat Sooyoung dan Kyuhyun menjadi dekat secara tak sadar. Mereka sering melakukan hal selayaknya sepasang kekasih. Berpegangan tangan, berpelukan, bahkan hampir berciuman hanya untuk mengelabui Victoria.

Kedekatan mereka semakin lama semakin bertambah intens, menumbuhkan satu rasa yang seharusnya tak dimiliki. Tapi Sooyoung tak bisa memungkiri bahwa ada rasa pengkhianatan yang juga dirasakannya. Dia menyukai Kyuhyun.

Hari ini Kyuhyun memintanya bertemu di pub yang sama dengan pub yang didatanginya beberapa hari yang lalu. Dan dengan senang hati Sooyoung akan datang. Hatinya terasa berdebar saat mengingat kejadian di pub beberapa hari yang lalu saat mereka hampir saja berciuman.

Kyuhyun saat itu sedang berada dilantai dansa dengan Sooyoung, mereka berada disana karna Victoria juga sedang berada dilantai dansa bersama kekasihnya. Kyuhyun dan Sooyoung berdansa layaknya sepasang kekasih. Dengan tubuh dan wajah menempel lekat. Kyuhyun yang terus memandangi Victroria, membuatnya tak focus dengan langkahnya. Kyuhyun menginjak dress Sooyoung yang saat itu panjangnya menyapu lantai. Keduanya kehilangan keseimbangan dan terjatuh dengan posisi Kyuhyun menindih tubuh Sooyoung. Membuat Sooyoung mau tak mau menenggelamkan wajah Kyuhyun lebih dekat kewajahnya agar wajah Kyuhyun tak terlihat oleh Hyuri. Hidung mereka bersentuhan saat itu, jarak antara wajah keduanya sangat dekat, bibir mereka hampir saja menempel kalau tidak dengan cepatnya Kyuhyun menarik wajahnya menjauh. Membuat perasaan kecewa timbul begitu saja didalam diri Sooyoung. *sooyoung unnie niat banget dapet ciuman kyu :D*

Kali ini Sooyoung memutuskan untuk memakai short dress yang mempertunjukkan lekuk tubuhnya dengan jelas. Sooyoung memilih heels yang tinggi. Sooyoung merasa cukup seksi dengan penampilannya. Ini adalah pertama kalinya dia berdandan sebelum bertemu pria manapun termasuk kekasihnya sendiri.

Beberapa menit kemudian, mobil Kyuhyun telah terparkir dihalaman rumah Sooyoung. Melihat penampilan Sooyoung, Kyuhyun sedikit terkejut. Dia belum pernah melihat Sooyoung ber-make up sebelumnya. Membuat Kyuhyun hampir tak percaya bahwa Sooyoung lah yang sedang berdiri dihadapannya.

“kalau kau ingin mengatakan aku cantik, aku akan memakluminya” ujar Sooyoung penuh percaya diri yang menjadi sebuah lelucon ringan yang membuat Kyuhyun tertawa ringan.

“Victoria-ku lebih cantik” ujar Kyuhyun yang tentu saja lelucon. Sooyoung jauh lebih cantik dibanding dengan Victoria.

“hey, aku kecewa tuan Cho!” geram Sooyoung sambil tertawa renyah. Lelucon itu berakhir saat Kyuhyun membukakan pintu mobil untuk Sooyoung. Dan mereka melesat menuju pub.

……………..

Kali ini tidak ada dansa, tidak ada percakapan apapun. Kyuhyun hanya terfocus pada Victoria-nya. Sooyoung kali ini merasa kecewa dengan Kyuhyun yang sama sekali tidak menoleh kearahnya. Menjijikan memang, tapi Sooyoung tidak bisa menyembunyikan perasaannya. Persaaan jahanamnya yang menyukai Kyuhyun.

Dia merasa bersalah pada Changmin karna merasa telah mengingkari janjinya untuk setia seumur hidupnya. Tapi tidak bisa dipungkiri pula bahwa Sooyoung menemukan Changmin didalam diri Kyuhyun. Ketika dia bersama Kyuhyun , dia menemukan pula rasa nyaman yang sama ketika dia bersama dengan Changmin. Sikap dan sifat yang sama namun dengan wujud yang berbeda.

Kali ini Victoria hanya duduk diam ditempatnya, menikmati nuansa pub dengan kekasihnya, membuat Kyuhyun bisa dengan leluasa mengamati Victoria. Sooyoung sempat memikirkan satu hal, jika suatu saat terjadi sesuatu antara Victoria dan Sooyoung, siapa yang akan dipilih Kyuhyun untuk diselamatkan terlebih dahulu ? Sooyoung ingin tau jawabannya. Sooyoung memang terlampau bodoh, tentu saja Victoria yang akan diselamatkannya.

Sooyoung menghapus seluruh lamunannya saat Kyuhyun menoleh kearahnya.

“kau bisa pergi jika kau ingin. Aku masih ingin disini” Kyuhyun merasa dia mengabaikan Sooyoung, jadi dia memilih menyuruh gadis itu pulang. Namun Sooyoung menggelengkan kepalanya mantap sebagai jawaban. Membuat Kyuhyun mengerutkan dahinya bingung.

“aku masih ingin disini. Dan kita juga memiliki kesepakatan. Jika aku pergi, siapa yang akan kau buat tempat persembunyianmu ? bartender ?” Sooyoung terkekeh geli saat mengucapkannya.

Kyuhyun masih mengamati wajah Sooyoung yang sedang terkekeh geli. Gadis ini terlalu cantik untuk sekedar menjadi tempat persembunyiannya. Lelaki manapun akan merasa cemburu padanya karna telah berhasil menggaet wanita ini.

Gadis itu memilik wajah putih bersih tanpa noda sedikitpun, rambut panjang dan sedikit ikalnya terurai sempurna dibahunya, mata yang sedikit lebar, tulang pipi yang naik, bibir yang cukup tipis, dan memiliki lesung pipi dikedua pipinya yang membuatnya bertambah manis jika tersenyum. Dan Kyuhyun memanfaatkan gadis secantik ini hanya untuk tempat bersembunyi nya dari Victoria.

“mungkin mereka akan tinggal hingga pagi” Kyuhyun terus mencoba untuk membuat Sooyoung pergi. Kyuhyun hanya tidak ingin Sooyoung merasa bosan didekatnya karna dia terus terabaikan.

“kalau begitu aku juga akan tinggal sampai pagi”

“kau benar-benar keras kepala”

“itulah aku” Sooyoung mengangkat bahunya santai.

“sudah beberapa hari ini kau selalu menemaniku. Apakah kekasihmu tidak marah padamu ?”

Sooyoung tersentak diam mendengar pertanyaan itu. Kekasihnya. Astaga, dia hampir melupakan Changminn. Betapa bodohnya dia. lebih memilih mengharapkan sesuatu yang tak mungkin dia miliki dan mengabaikan orang yang dicintainya. Sooyoung tersenyum miris kearah Kyuhyun.

“dia akan mengerti. Aku sudah menceritakan semuanya padanya” Sooyoung mengambil wine nya lalu menenggaknya hingga habis. Ini sudah gelas ke-empat yang dia habiskan. Dia tidak boleh mengkonsumsi ini lagi. Jika dia masih terus menenggaknya, kemungkinan besar dia akan mabuk.

“bagus. Kau menceritakannya” Kyuhyun mendengus sebal “dan dia akan menertawakanku habis-habisan karna dia tau apa alasannya aku meminjam kekasihnya” Kyuhyun menggelengkan kepalanya pelan dengan napas putus asa.

“Dia bukan tipe orang yang akan merendahkan orang lain”

“kau mencintainya ?”

“tentu saja. Aku sangat mencintainya”

“jangan sia-siakan orang yang mencintaimu. Jangan pernah merasakan hal yang sama sepertiku”

Terdengar miris saat Kyuhyun mengucapkan kalimat terakhirnya. Namun pandangan Sooyoung beralih pada beberapa orang berbadan besar yang sedang mengerubungi Victoria dan kekasih gelapnya. Mereka seperti sedang membicarakan sesuatu dengan emosi.

“Kyu, lihat” Sooyoung menunjuk meja yang ditempati Victoria dan kekasihnya dikepung oleh beberapa orang berbadan besar.

Kyuhyun bangkit untuk menyelamatkan Victoria dari kepungan itu, namun Sooyoung menghentikan langkah Kyuhyun. Sooyoung sangat tau akan menjadi apa nanti jika Kyuhyun tiba-tiba saja ikut campur dalam hal itu. Karna berurusan dengan pria berbadan besar bukanlah hal yang menyenangkan.

“jangan. Kalau kau kesana, kau akan menyulitkannya” cecar Sooyoung sambil terus menahan lengan Kyuhyun.

“Victoria dalam bahaya, sialan!”

“dia bersama kekasihnya, dia pasti akan menyelamatkan Victoria”

Kyuhyun sempat menyerah sepertinya. Dia mempertimbangkan perkataan Sooyoung. Kyuhyun kembali melangkah mundur, namun saat suara pecahan gelas terdengar dari sana, Kyuhyun kembali melangkah untuk menghampiri Victoria. Dan sekali lagi Sooyoung menahannya.

“Kyu-“

“itu yang kau katakan menyelamatkan ? dia dalam bahaya, brengsek!” Kyuhyun menghentak paksa lengan Sooyoung agar terlepas walaupun dengan sedikit dorongan untuk menjauhkan Sooyoung. Pegangannya pada Kyuhyun terlepas dan dia terdorong hingga jatuh keatas sofa yang tadi mereka duduki. Sooyoung menatap kearah Kyuhyun yang telah menjauh dengan tatapan tak percaya. Kyuhyun membentakknya menggunakan kata ‘brengsek’

Hatinya serasa diremas dengan sangat kencang. Sakit sekali. Dia belum pernah diperlakukan seperti ini. Dibuang selayaknya sampah tak berguna.

Sooyoung terus mengamati tarik menarik yang terjadi antara Kyuhyun dan kekasih gelap Victoria yang memperebutkan gadis itu. Sooyoung merasa terkhianati walaupun itu karna kesalahannya sendiri. dia tidak seharusnya menaruh perasaan pada Kyuhyun yang sudah sangat jelas masih sangat menginginkan Victoria.

Sooyoung tidak lagi melihat kearah sana, dia kembali meraih botol wine yang isinya masih setengah botol. Dia mengambil botol itu dan menuangkan wine untuk dirinya sendiri. Kali ini dia menggunakan gelas Kyuhyun yang memiliki kapasitas lebih banyak dari gelas miliknya. Dia menenggak cairan kuning pucat itu dengan satu tenggakan. Tidak perduli bagaimana caranya dia pulang nanti dalam keadaan mabuk. Dia hanya ingin menghilangkan rasa sakitnya terlebih dahulu dengan cara menghilangkan kesadarannya. Sekali lagi Sooyoung menuangkan wine dan menenggaknya hingga habis. Terus berulang hingga isi dari botol wine itu habis.

Cairan bening dari mata Sooyoung keluar begitu saja setelah dia menangkap siluet Kyuhyun keluar pub dengan gadisnya, Victoria. Kyuhyun meninggalkannya sendirian disini. Tidak perduli lagi pada Sooyoung. Tidak memikirkan bagaimana caranya Sooyoung pulang dengan menggunakan dress se-minim ini. Apakah dia akan khawatir ? Sooyoung tertawa bercampur dengan tangisnya.

……………..

Sooyoung mengayunkan kakinya dikursi cukup tinggi yang selalu dia duduki jika datang ketempat ini. Tempat paling tenang yang pernah ditemuinya di Seoul. Tidak ada banyak orang didalamnya, tidak ada suara bising kendaraan, hanya kesunyian yang tercipta ditempat ini. Tempat yang sama setiap dia ingin bercerita pada Changmin, kekasihnya.

“maaf. Aku tau aku mengecewakanmu, aku pantas untuk dihukum. Kau boleh marah padaku karna dengan bodohnya aku melupakanmu untuk sesaat. Aku terbuai disampingnya. Hal paling bodoh yang pernah ku lakukan, kau tau” Sooyoung mulai bercerita dengan bisikan pelan.

“aku menemukan dirimu didalam dirinya. Dia hampir mirip denganmu. Tapi dia memiliki emosi yang berlebihan. Entah kenapa aku bisa jatuh cinta pada pria yang jelas-jelas telah memiliki kekasih sepertinya”

“aku pernah bertanya dalam hati. Jika aku dan Victoria sama-sama dalam bahaya, siapa yang akan dipilihnya untuk diselamatkan terlebih dahulu. Kemarin aku mendapat jawabannya”

Sooyoung tersenyum miris mengingat kejadian tadi malam yang membuat hatinya terasa sakit. Sooyoung memutuskan untuk tidak penah berurusan dengan Kyuhyun lagi mulai detik ini. Kyuhyun telah mendapatkan Victoria-nya kembali, jadi Sooyoung sudah tidak berguna lagi sekarang. Sooyoung hanya berupa sisi gelap bagi Kyuhyun, tempatnya bersembunyi dari cahaya terang. Dan cahaya itu adalah Victoria. Perlahan gelap akan memudar karna terangnya cahaya yang terus menyinari.

……………..

Sooyoung bergegas menuju cafe miliknya. Hari ini adalah waktunya memberi bayaran pada seluruh pegawai cafenya atas kerja keras mereka. Sooyoung memang jarang bertamu ke cafe miliknya, dia lebih memilih mengontrol dari jauh. Dia hanya berkunjung pada saat tertentu. Mungkin dia mengunjungi cafe itu hanya satu bulan sekali.

Sooyoung hampir tiba di cafenya saat dia tiba-tiba berhenti didepan kaca besar yang memperlihatkan isi cafe nya. Kyuhyun dan Victoria sedang bercengkrama dengan bahagia disalah satu meja. Sooyoung mengamati kedua pasangan itu dengan rasa sakit yang tiba-tiba muncul kembali didadanya.

Sooyoung pabo!

Sooyoung terpaku diam hingga beberapa saat. Dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari Kyuhyun dan Victoria. Gerak tubuhnya benar-benar tidak bisa mengikuti perintah otaknya yang menyuruh untuk pergi dari sini. Sooyoung masih terus berdiri disana hingga Kyuhyun menoleh kearahnya.

Sooyoung menundukkan kepalanya seakan dia tidak melihat apapun, dengan langkah yang tegas dia memasuki cafe nya dan memberi senyuman cerianya pada seluruh karyawan yang menyambut kehadirannya dengan antusias.

Sooyoung merasa ada yang mengamatinya, dan Sooyoung tidak perlu menjadi pintar untuk mengetahui siapa yang sedang mengamatinya. Itu pasti Kyuhyun. Mungkin dia merasa bersalah karna kejadian tempo hari di pub. Apakah Kyuhyun akan meminta maaf karna dia telah meninggalkan Sooyoung sendirian ? atau…

“kau mengenalnya ?” sebuah suara menyambangi telinga Sooyoung. suara yang tak jauh dari tempat Sooyoung berdiri saat ini. Kemudian suara berat milik seseorang menjawabnya. Suara yang tidak asing lagi bagi Sooyoung. itu suara Kyuhyun.

“siapa ?”

“wanita itu, kau terus memandanginya sejak tadi”

“oh, aku hanya pernah bertemu di cafe ini”

Deg!

Sooyoung kehilangan cara untuk bernapas. Matanya melebar sempurna tak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya. Jadi pertemuanya selama ini tidak pernah dihargainya. Ah, Sooyoung hampir melupakannya. Dia hanya bayangan gelap Kyuhyun, sisi yang tak terlihat. Jadi dia sengaja menyembunyikannya.

Lalu selanjutnya apa yang didengar Sooyoung hanyalah kata-kata manis yang terlontar dari Kyuhyun untuk Victoria. Benar-benar pasangan yang akan bahagia hingga nanti. Hanya Sooyoung yang masih bergantung pada Changmin. Kekasihnya yang sangat dirindukan Sooyoung.

Sooyoung, Kyuhyun dan Victoria keluar cafe dengan berbarengan. Kyuhyun dan Victoria melangkah menuju ke kanan jalan dari cafe, sedangkan Sooyoung ke arah kiri jalan. Belum sempat Sooyoung melangkah jauh, namanya diteriakan seseorang yang membuatnya menoleh kebelakang. Mau tak mau matanya kembali mengarah pada Kyuhyun dan Victoria, walaupun sebenarnya bukan salah satu dari mereka yang memanggilnya.

“oh, Taeyeon-ssi” Sooyoung terkejut melihat teman lamanya yang memanggilnya. Taeyeon yang sempat mengamati Kyuhyun terus memperhatikan Sooyoung akhirnya bertanya.

“kau mengenalnya ?” tanya Taeyeon sambil menunjuk kearah Kyuhyun. Dan sepertinya Kyuhyun mendengar apa yang sedang Ryunju tanyakan.

“aku hanya pernah bertemu dicafe ini” jawab Sooyoung mengikuti apa yang Kyuhyun ucapkan pada Victoria saat Victoria bertanya siapa Sooyoung. Dan kali ini Kyuhyun terkejut mendengar ucapan Sooyoung. Sesederhana ini ternyata hubungan mereka. Hanya sebatas orang yang pernah saling bertemu.

……………..

Sooyoung menaruh sebuket bunga didepan makam yang penuh dengan buket bunga lainnya. Dan semua bunga itu adalah jenis bunga yang sama. Mawar putih.

“Changmin, aku datang lagi” ucap Sooyoung didepan makam itu. Dengan lembut Sooyoung mengelus gundukan tanah yang cukup tinggi dan airmatanya mulai mengalir.

“aku merindukanmu. Sangat merindukanmu. Bisa kau datang sebentar ? aku membutuhkanmu Changmin-ah. Atau izinkan aku ikut bersamamu. Katakan padaku kalau disana lebih menyenangkan dari pada didunia” Sooyoung berhenti sejenak untuk menghapus airmatanya yang turun tanpa diperintah.

“aku sendirian disini. aku ingin bersamamu. Aku pernah mencoba mencari penggantimu. Ya, kau boleh menghukumku karna itu. Aku merasa telah memiliki perasaan yang salah. Karna aku mencintai seseorang yang sama sekali tidak pernah menoleh kearah ku bahkan untuk sekali saja. Kami memiliki hubungan yang cukup menyenangkan, tapi hanya sebatas teman. Tidak, aku berbohong. Aku menginginkannya sebagai seorang pria, bukan sebagai teman. Aku menyukainya. Apakah aku tidak diizinkan menyukai seseorang ? dia meninggalkanku begitu saja waktu itu”

“ Dia memiliki seorang gadis yang jauh lebih sempurna dari pada aku. Tentu saja dia akan kembali pada gadisnya, pemikiran sangat bodoh saat aku berharap dia akan menyukaiku. Aku marah padanya, tapi untuk alasan apa ? aku tidak memiliki hak bahkan untuk menahannya agar tetap berada disisiku sekalipun. Hingga akhirnya dia benar-benar meninggalkanku”

Sooyoung membenamkan wajahnya dimakam tersebut dan menangis sejadi-jadinya, menumpahkan segala rasa sakitnya disana. Hanya Changmin tempatnya bercerita, hanya Changmin satu-satunya orang yang bersedia mendengarkan seluruh isi hatinya. Sooyoung terus membenamkan wajahnya disana hingga beberapa jam kemudian, dan akhirnya dia terlelap disana. Ditempat terakhir kekasihnya.

Sooyoung terbangun akibat sentuhan ringan yang dirasakannya dipuncak kepalanya. Apakah ini Changmin ? Apakah Changmin datang ? dengan semangat Sooyoung menoleh kesampingnya

“Changmin” panggil Sooyoung dengan senyuman bahagia miliknya. Namun setelah melihat siapa yang berada disampingnya membuat senyuman itu hilang.

“Kyuhyun ?”

“sejak kapan makam berubah menjadi tempat tidur ?” Sooyoung mengerutkan dahinya bingung. Masih tidak bisa percaya dengan apa yang dilihatnya. Ini benar-benar Kyuhyun yang dikenalnya ? dari mana dia tau jika Sooyoung berada disini ?

“aku bertanya pada karyawan cafe mu, mereka bilang setiap hari kau pasti akan kesini” sepeti mengerti apa yang telah Sooyoung tanyakan dalam hati, Kyuhyun menjelaskannya.

“dimana Victoria ?” Sooyoung mengalihkan pembicaraan. Sooyoung bangkit dan merapikan pakaiannya yang berantakan.

“aku tidak tau”

“hmm ? berselingkuh lagi ?”

“aku tidak perduli”

Sooyoung semakin mengerutkan keningnya, tidak mengerti kemana arah pembicaraan Kyuhyun.

“apa maksudmu ?”

“aku melepasnya”

“bodoh! Kau mendapatkannya dengan susah payah lalu kau melepaskannya begitu saja ?”

“aku hanya merasa bahwa bukan dia yang ku inginkan”

Sooyoung melihat sirat penyesalan muncul diraut wajah Kyuhyun. Sooyoung hampir mengerti kearah mana pembicaraan Kyuhyun. Mungkin dia akan meminta maaf karna kejadian tempo hari dan juga kemarin yang tidak mengakui siapa Sooyoung.

Kyuhyun kemudian mengamati makam dengan nisan yang bertuliskan Shim Changmin. Kyuhyun memejamkan matanya sejenak lalu menoleh kearah Sooyoung.

“kau tidak mengatakan padaku kalau kekasihmu telah .. maafkan aku” ujar Kyuhyun dengan nada penuh penyesalan yang sangat mendalam.

“maaf untuk apa ? karna aku tidak menceritakan tentang Changmin ?”

“untuk semuanya. Semua yang telah ku lakukan padamu. Aku akan memaklumi jika kau tidak akan memaafkanku”

“aku sudah memaafkanmu”

Kyuhyun menoleh kearah Sooyoung dengan gerakan cepat, sangat cepat bahkan. Membuat Sooyoung tertawa melihat reaksi Kyuhyun yang terlihat berlebihan.

“secepat itu ?”

“memang memaafkan seseorang diharuskan dengan waktu yang lama ?” ujar Sooyoung geli lalu bangkit dan berjalan meninggalkan makam.

“kau mau kemana ?”

“tentu saja pulang”

“boleh aku bertanya ?” Kyuhyun berhasil menghentikan langkah Sooyoung yang belum jauh darinya. Sooyoung membalikkan badannya dan menatap Kyuhyun dengan tatapan ramah.

“apa ?”

“Changmin .. kau masih mencintainya ?”

“memang apa perdulinya dengan jawabanku ?”

“karna aku ingin mencoba menggantikan posisinya, dihidupmu”

Deg!

Apa yang baru saja Kyuhyun katakan ? menggantikan posisi Changmin dihidup Sooyoung ? sebenarnya ada apa dengan lelaki ini ? bukankah kemarin dia masih bermesraan dengan kekasihnya ? Sooyoung hanya terdiam, tidak menjawab apapun.

“mungkin klise, tapi entah sejak kapan, aku menyukaimu, aku mencintaimu. Aku merasa, bahwa bukan Victoria yang aku inginkan selama ini. Aku menginginkanmu. Aku tidak akan meminta jawabanmu dalam waktu dekat. Aku tau kau masih marah padaku. Tapi tolong, jangan menjauh dariku. Tetap berada dalam jangkauanku. Karna aku tidak ingin merasa kecewa sekali lagi”

“aku ..” Sooyoung merasa gugup setengah mati dihadapi situasi seperti ini. Pengakuan perasaan secara terang-terangan. Kyuhyun menanti Sooyoung untuk mengutarakan sesuatu namun tidak ada yang terucap sama sekali dari Sooyoung. Membuat Kyuhyun menundukkan kepalanya tanda menyerah. Dia memang tidak pantas mendapatkan hati Sooyoung.

Sooyoung hendak berbalik dan meninggalkan Kyuhyun, membuat Kyuhyun tercekat menahan napasnya. Dia akan kecewal lagi, pikir Kyuhyun. benar-benar tidak memiliki harapan untuk memiliki gadis ini.

“aku tidak ingin kau menggantikan posisi Changmin” ujar Sooyoung dengan tegas, penuh penekanan disetiap katanya. Membuat Kyuhyun mencelos hebat. Membuat Kyuhyun lupa bagaimana caranya bertahan. Pria itu tersenyum miris lalu hendak memberikan satu kata untuk Sooyoung, namun Sooyoung berhasil lebih dulu mengucapkan sesuatu.

“karna kau akan memasuki hatiku sebagai Cho Kyuhyun seutuhnya, bukan sebagai pengganti siapapun” lanjut Sooyoung yang akhirnya membuat Kyuhyun menatapnya dengan tatapan tak percaya. Apa yang baru saja didengarnya ? apakah ini ..

“kau .. menerimaku ?” tanya Kyuhyun dengan ragu, takut jika dia salah mendengar ucapan Sooyoung. takut jika Kyuhyun memejamkan matanya sedetik saja, maka dia akan kehilangan Sooyoung seperti mimpi yang tak akan pernah menjadi kenyataan.

“kau pikir aku memiliki cara untuk menolakmu ?” ujar Sooyoung geram namun tetap dengan sebuah senyuman.

“kau adalah pria dengan segala kesempurnaan yang melebihi batas akal manusia, dan juga pria dengan pesona mematikan. Katakan padaku siapa yang akan menolakmu ?” lanjut Sooyoung masih terus menatap wajah Kyuhyun yang menunjukkan raut kebingungannya yang secara perlahan berubah menjadi sebuah senyuman ringan yang tercetak jelas diwajahnya. Bernapas lega bahwa wanita yang dicintainya ternyata memiliki perasaan yang sama terhadapnya.

“kau pikir hanya kau yang merasakannya ? aku seperti orang sakit jiwa selama beberapa hari yang lalu. Mengawasi seseorang yang didampingi dengan wanita secantikmu membuat konsentrasiku hancur begitu saja. Pesonamu terlalu mengikat, kau tau” ucap Kyuhyun dengan penuh kepercayaan dirinya. Dengan seenaknya pria itu mendekat kearah Sooyoung dan menarik tubuh gadis itu hingga masuk kedalam dekapannya.

“kau tau, aku akan mempertahankan kebersamaan dengan siapa yang telah menemaniku mendaki hingga mencapai puncaknya, bukan dengan seseorang yang telah menungguku diatas puncak sana”

Kyuhyun mengecup kening Sooyoung lembut lalu mereka kembali berpelukan. Kisah cinta dengan ketidaksengajaan yang berakhir dengan bahagia. Klise, memang. Tapi jika di telaah lebih jauh, hubungan seperti inilah yang akan bertahan hingga waktu yang tak terhingga. Karna mereka mendapatkannya dengan sebuah usaha, bukan karna sebuah keberuntungan.

END

Gimana Knight-deul??

Jangan Lupa RCL yaaa..
Ini tadi pagi aku buatnya..
Mian,, ini hanya Author POV.. hehe..
Soalnya kelupaan saking langsung ngetik aja..😀
Don’t be SIDERS, oke?
Gomawo^^

———-

99 comments on “The Sadness, Regret! (Oneshoot)

  • Annyeong ^^~
    Yay happy ending >___________< !!!!!!!
    Daebakkk (y)
    Oh ternyata changmin sdh meninggal ….. c-k-c-k……..
    Ditunggu ff lain nya (:
    Author hwaiting !

  • Kyu oppa kok jahat bnget ya awalnya…gak mahu ngaku Soo…..T_T
    Untung Soo ini baik..bisa memaafin….
    Aku nyesel saat Kyu bantuiin Vic ahjumma….
    sebenernya sihhh aku mahu chingu ceritaiin cara Kyu ninggalin Vic……tapi gak papa deh

  • Ciaa author aku nangis huaa..
    Aku kira Changmin itu pergi ke luar negri dan ga ngabarin soo eonni tapi ternyata ??
    Kyu oppa php ah, tp akhirnya KyuYoung bersatu yeay🙂
    keep writing, aku selalu menggu karyamu😀

  • ok.
    Gw sempat mikir mau mutilasi kyu ama tante jenong itu sangking geramnya!
    Tpi untgnya kyu nyadar.
    Jadi terhindr dari dosa besar :p xD

    sumpah gw suka ama kata kata kyu yg diakir.
    Sweet menurt gw!
    Cowok kayak gtu ga bnyak didunia.
    Salut gw ama lo bang❤

    AS juseyoo?
    Heheh

  • Bagus bgt! Sempet nyesek, gara2 sikap kyu yg keterlaluan sama soo! Udah di tolong, eh malah nyakitin hati orang! Kyu nappeun😐
    untung aja soo mau nerima kan tuh?! Jgn di ulangi lagi kyu!
    bikin soo happy!😀
    Well chukkae kyuyoung ^^

  • joha, pengen naggis waktu eonni ama opa sama2 ngga ngaku kalo deket
    kirain bakal sad ternyata ngga
    hanbeondeo, jeongmal joha😀

  • kyaaa, kerrreeennn.. >_<
    akhir'a kyu juga cinta sm soo..😀
    bener bgt kyu nglepasin vic, buat apa mempertahankan orang yg ud menduakan kita sementara jelas2 ada seseorang yg sll tulus menemani kita??!!😄
    ditunggu ff lainnya thor.. HWAITING.. 'O')9

  • Aaahhhh bagusnya… Sempet kecewa sih pas yg scene kyuyoung sama-sama ngaku kalo cuma pernah ketemu doang tapi untungnya mereka akhirnya jadian

  • suka bgt!!! awal ketemu gak enak, tp krn sering brg jd sadar klo saling membutuhkan. kirain diawal klo changmin lg pergi kmn tp lupa sama soo & bkln lbh complicated klo changmin balik. tp trnyata lbh mengharukan krn changmin udh meninggal & skrg kyu sadar arti soo buat dirinya TT__TT

  • keren banget thor, kyuyoung bersatu juga
    sempat nyesek pas kyuppa ngebentak dan ninggalin soo d pub ntu,
    kirain changgpa masih hidup rupanya udah meninggal😦
    nice story🙂

  • aduuuh author ujungny kurang panjang nich… hehe but klw aq jd soo aq bkal lamain da…biar si kyu sakit&kecewa dlu biar si kyu sadar akan kesalahanny. tp y huaa aq ikut author dech…hehe aq suka ffny. kdg emg cinta mengalahkan logika y…ckck ≧﹏≦

  • cuma satu kata thor: DAEBAK. aku gatau kata apalagiyang mampu mewakili kekagumanku sama story linenya, meskipun masih ada beberapa yg perlu diperbaiki mengenai diksi, tapi ini story linenya keren banget. AS dong thoooorrrr

  • Awalnya kyuppa kasar bnget sma soo eon, sampe blang soo eon brengsek, uwaaa gak trima~
    Untungnya kyuppa cpet nyadar~
    Ceritanya nyesek😦 daebak !
    Keep writing chingu🙂

  • annyeong, aku reader baru kyanya..😀
    saaaangaaaaaaaaaaaaaaat sukaaa ff ini.. aplgi psangan fav.q.. aah KyuYoung tdk bsakah mreka benar2 berjodoh ya Allah.. hahah..
    sungguh aku nangis pas Soo unni curhat di mkam Changmin.. feelnya dapt bgt nih ff.. keereen.. greget asli pas Soo unni liat Kyu oppa n Vic di cafe, dn Kyu oppa jg merhatiin dy.. dn pas klimat “hnya org yg prnh kutemui di cafe ini” entah knp sgat menyesakkaaann😦..
    tdnya aku pkir sad ending aplg judulnya.. tp syukurlah mreka bersama..
    nice ff author! fighting!!

  • Keren bgt thor😉
    Nyesek bcannya..
    Nangis bcannya..😥

    Nyesek pas Kyuppa gk ngakuin Sooeon,Smpek pngin Jewer kyuppa Hahaha😀

    Tp DAEBAK Bingiit
    Bkin lg yg kren ya thor
    kkkk~😀

  • njir kata2 akhirnya bikin mencelosss bener banget. masa kita milih orang yg enak2an nunggu kita selagi ada org yg mau susah2an bareng kita. kyuhyun pilihanmu tepat sekali!

    ditunggu ff lainnya ya thor:3

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: